Menjadi pengamat drama twitter adalah jalan ninjaku






Bangun tidur kuterus mandi tidak lupa menggosok gigi, itu emang lirik lagu yang mungkin sesuai dengan kenyataan kita ketika masa kecil. Tetapi kini, semenjak ada teknologi canggih bernama ponsel pintar, sudah nggak berlaku lagi deh lirik di lagu Bangun Tidur itu. Saat #dirumahaja kek sekarang ini, bangun tidur terus langsung mandi adalah hal yang agak mustahil untuk dilakukan. Jadi, lupakanlah rasanya mandi setelah bangun tidur, lantaran sudah tentu setiap bangun pasti nggak mungkin lanjut mandi. Sekalipun ke kamar mandi, mungkin sebatas cuci muka dan sikat gigi.

Mandi memang bukan prioritas ketika bangun tidur, tapi mengecek media sosial adalah kegiatan wajib mengawali hari bagi sebagian besar warga +62. Mulai dari membuka aplikasi chatting WhatsApp, Line, hingga lanjut ke Instagram, Twitter, juga Facebook. Menatap layar ponsel sambil menelusuri seluruh isi timeline medsos tanpa terlewat satupun. Asyik sekali memang bermain media sosial, maka tak heran aktivitas ini sangat amat disukai.

Sama seperti kebanyakan orang, aku pun hobi menelusuri isi timeline di media sosial. Agaknya dibuat hampir lupa waktu ketika asyik bermain medsos. Sebagai orang yang hobinya menggabut ria, selama masa di rumah ini, salah satu kebiasaanku tentu saja mengamati segala macam hal di media sosial, terlebih Twitter. Entah kenapa, Twitter yang isinya kebanyakan hanya rangkaian teks terasa jauh lebih menarik dibandingkan Instagram yang dapat menampilkan beragam foto dan video.

Sebagai pengguna twitter yang lebih aktif mengamati timeline tanpa mencuit apapun, rasanya hidup ini nggak lengkap tanpa melihat beragam peristiwa menarik yang ramai diperbincangkan di Twitter. Media sosial berlogo burung ini tak pernah ada habisnya menghibur para penggunanya.

 Setiap kali membuka Twitter, pasti ada saja hal baru yang ditemukan.  Berbagai isu terkini hingga kejadian-kejadian viral dapat dengan mudah ditemukan pada platform ini.  Tersaji pula segudang thread menarik yang tidak ada abisnya untuk digali. Mulai dari thread yang bermanfaat hingga thread yang isinya hanya drama alias cerita orang-orang yang sebenernya juga nggak gitu penting-penting amat untuk dibaca dan diamati sampe kelar. Tetapi, namanya juga manusia, apalagi diriku ini yang sangat gemar melihat drama atau perdebatan, tentu saja aku tak mau melewatkannya.

Memang mengikuti keramaian di medsos itu tidak akan pernah ada habisnya. Baru menuntaskan satu thread, eh, ada thread baru lagi yang lebih menarik, begitu terus sampe jumlah tes Covid19 Indonesia per hari setara dengan AS.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.